Literasi Dunia Seputar Pendidikan, Islam, dan Filsafat

Saturday, 24 February 2018

Cinta Dan Logika


Apa hubungannya cinta dengan Logika ?

Hubungan cinta dengan logika seperti hubungan cinta dengan matematika. Anda tahu apa hubungan cinta dengan matematika ? Ya… seperti halnya puisi matematika cinta berikut :

Kutip : [1]
—---------------
Mungkin di satu sisi kamu gak mengerti
Kenapa segi empat harus berbelah dua
Menjadi sebuah segitiga

Mungkin di lain sisi kamu gak peduli
Kenapa aku sangat rindu kita bersama
Menjadi se_iya juga sekata

Mungkin di satu sisi kamu gak paham
Kenapa di dunia ini harus ada
Sinus,Cosinus, dan juga Tangen

Mungkin di lain sisi
Hatimu tak pendam rasa yang di hatiku selalu ada
Dan yang semua kenal bernama kangen

Tapi misteri sebuah segitiga bisa di pecahkan
Dengan rumus T x L : 2
Jadi misteri antara kita berdua bisa di selesaikan
Dengan rumus kangen + sayang = cinta
===============

Cinta itu bukan tanpa logika. Banyak yang bilang cinta, tapi menyakiti. Kalau dalam istilah logika, itu paradoks, inkonsistensi, kontradiksi dan absurditas. "Cinta kok mateni, logikanya di mana ?" Jadi, kalau cinta, pake logikanya! Jangan otak ditaruh didengkul.

Cinta itu sejenis perasaan. Dan suatu keputusan dapat dibuat atas dasar perasaan.

Contoh 1 : saya rasa jengkol itu enak. Karena itu, saya memutuskan untuk memasak jengkol sore ini.
Contoh 2 : saya merasa suka pada seorang gadis, maka saya memutuskan untuk memacarinya.

Keputusan yang berasal dari perasaan bisa jadi selaras dengan akal sehat, bisa pula tidak.

Yang tidak selaras dengan akal sehat :

contoh 1 : seorang pria memiliki istri yang cantik, baik, pengertian, sayang dan setia pada suaminya. Tapi si pria malah tergila-gila dengan wanita lain yang buruk rupa dan perilakunya.

Contoh 2 : seorang pria mencintai dan mengejar-ngejar seorang wanita. Padahal tahu bahwa wanita itu sudah punya suami dan tidak boleh dipacari.

Perasaan yang tidak sesuai dengan akal sehat tersebut seringkali disebut sebagai "cinta yang bertentangan dengan logika". Sebenarnya sebagian cinta tidak pernah bertentangan dengan logika. Yang bertentangan dengan logika itu adalah cinta dan yang lahir hawa nafsu dan kebodohan. Hanya saja, seringkali orang tidak dapat membedakan bentuk-bentuk cinta, sehingga tidak mengetahui cinta mana yang mustahil bertentangan dengan logika dan cinta mana yang seringkali bertentangan dengan logika.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© Literasi Dunia
Designed by Master Logika Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top